Siswa dan siswi TK Islam Fitrah (TKIF) Al Fikri yang menyalurkan kepedulian mereka untuk membantu percepatan pemulihan korban banjir bandang dan longs
Siswa dan siswi TK Islam Fitrah (TKIF) Al Fikri yang menyalurkan kepedulian mereka untuk membantu percepatan pemulihan korban banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera melalui Dompet Dhuafa.
Amanah donasi tersebut diserahkan pada Jumat (12/12/2025), di tengah kondisi darurat yang masih berlangsung di beberapa daerah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Hingga lebih dari sebulan pascabencana, proses pemulihan masyarakat dan infrastruktur masih membutuhkan dukungan banyak pihak.
Kegiatan bertajuk “Serunya Berpetualang di Hutan” ini dirancang sebagai sarana edukasi yang menyenangkan sekaligus bermakna. Melalui pendekatan dongeng dan permainan, anak-anak diajak memahami arti berbagi, kepedulian sosial, serta pentingnya menjaga lingkungan untuk mencegah bencana alam.
Kepala Tata Usaha TKIF Al Fikri, Purwati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh ekosistem sekolah.
“Alhamdulillah, partisipasi guru, orang tua, dan siswa sangat baik. Anak-anak juga antusias mendengarkan cerita tentang kondisi saudara-saudara mereka di Sumatera melalui dongeng ceria yang disampaikan,” ujarnya.
Dongeng edukatif yang dibawakan mengusung tema kebencanaan dan pelestarian lingkungan, disesuaikan dengan usia anak agar pesan mudah dipahami. Dalam rangkaian kegiatan, pendongeng Kak Tony juga mengajak siswa mengikuti permainan edukatif, salah satunya simulasi penebangan pohon liar untuk menunjukkan dampaknya terhadap alam dan kehidupan manusia.
Kepala TKIF Al Fikri, Arni, mengungkapkan kegembiraannya melihat antusiasme para siswa. Menurutnya, metode dongeng efektif menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sekaligus empati sosial sejak dini.
Dompet Dhuafa mengapresiasi kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi nyata antara lembaga pendidikan dan gerakan kemanusiaan. Selain membantu penyintas bencana di Sumatera, kegiatan ini dinilai mampu menumbuhkan nilai kepedulian yang akan menjadi kebiasaan baik di masa depan.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak sekolah yang terinspirasi untuk menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian lingkungan, dan semangat berbagi kepada peserta didik sejak usia dini.




COMMENTS