Ancaman Nyamuk Meningkat Usai Banjir, DMC Dompet Dhuafa Gelar Fogging

HomeNews

Ancaman Nyamuk Meningkat Usai Banjir, DMC Dompet Dhuafa Gelar Fogging

my-portfolio

Warga Dusun Tengah, Desa Kesehatan, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, mengeluhkan meningkatnya serangan nyamuk setelah banjir surut. K

PERSIB-APPI Galang Rp132,9 Juta untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera
Ratusan Perempuan Antusias Ikuti Seminar dan Pemeriksaan Kanker Payudara Gratis di Rusun Rorotan
Awali 2026, Dompet Dhuafa Perkuat Sinergi Bisnis dan Keberkahan

Warga Dusun Tengah, Desa Kesehatan, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, mengeluhkan meningkatnya serangan nyamuk setelah banjir surut.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan sekaligus memunculkan kekhawatiran akan risiko penyakit.
Bambang (36), warga setempat, mengungkapkan bahwa jumlah nyamuk bertambah drastis sejak genangan air belum sepenuhnya mengering.

Situasi itu membuat waktu istirahat keluarga terganggu, terutama pada malam hari. “Nyamuknya sangat banyak sejak air surut. Tidur jadi tidak nyenyak karena sering digigit,” ujarnya.

Sejumlah warga yang sebelumnya mengungsi kini mulai kembali ke rumah masing-masing. Namun, sisa lumpur dan genangan air masih terlihat di beberapa titik permukiman dan lorong gang, yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk.

Merespons kondisi tersebut, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan Dusun Tengah pada Jumat (9/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya respons pascabencana yang berfokus pada kesehatan lingkungan warga.

Penanggung Jawab Respons Bencana DMC Dompet Dhuafa untuk Aceh Tamiang, Ahmad Yamin, mengatakan bahwa fogging dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menekan populasi nyamuk dan meminimalkan risiko penyakit.

“Kami berharap upaya ini dapat membantu melindungi warga dari ancaman penyakit serta meningkatkan kenyamanan saat mereka kembali beraktivitas,” ujarnya.

DMC Dompet Dhuafa terus berkomitmen mendampingi masyarakat terdampak bencana melalui berbagai layanan kemanusiaan hingga kondisi berangsur pulih.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: